Senin, September 13, 2010

Cadangan Devisa RI Turun US$ 100 Juta dalam Sepekan

Rabu, 08/09/2010 14:29 WIB
Cadangan Devisa RI Turun US$ 100 Juta dalam Sepekan
Herdaru Purnomo - detikFinance

Jakarta - Posisi cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan sebesar US$ 100 juta dalam satu pekan, setelah mulai berkurangnya jumlah dana asing yang masuk ke Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi A. Sarwono mengatakan, per 7 September 2010 posisi cadangan devisa RI mencapai US$ 81,2 miliar, turun US$ 100 juta dibandingkan posisi 31 Agustus 2010 yang seebsar 81,3 miliar.

Hartadi mengatakan, mulai menurunnya arus dana asing ke Indonesia terlihat dari kepemilikan asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) per 7 September 2010 yang mencapai Rp 52,3 triliun atau sebesar 19,45% dari total dana di SBI.

Jika dibandingkan dengan pekan ketiga Agustus 2010, kepemilikan asing ini menurun Rp 5,6 triliun yakni per 20 Agustus 2010 dana asing di SBI mencapai 21,3% atau mencapai Rp 57,9 triliun.

"Per 7 September 2010, SBI asing sebesar Rp 52,3 triliun atau 19,45% dari total dana SBI sebesar Rp 268,6 triliun," ujar Hartadi kepada
detikFinance, Rabu (8/9/2010).

Ia juga mengatakan, kepemilikan asing pada Surat Utang Negara (SUN) per 7 September 2010 mencapai Rp 162,3 triliun. "Atau 27,55% dari total dana di SUN yang sebesar Rp 589,1 triliun," jelasnya.

Hartadi menuturkan, inflow diperkirakan masih akan masuk ke emerging market. "Hal ini disebabkan karena pemulihan ekonomi negara besar (
advanced countries) menurut perkiraan IMF tidak sebaik yang diperkirakan," ungkapnya.

Sehingga, lanjut Hartadi, investor
appetite (minat investor) masih tetap mengalir ke emerging market sepeti Indonesia.

(dru/dnl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar