Rabu, April 28, 2010

IHSG Tertekan, Anjlok 50 Poin

IHSG Tertekan, Anjlok 50 Poin
Kekhawatiran investor meningkat akibat turunnya peringkat obligasi Yunani dan Portugal.
RABU, 28 APRIL 2010, 09:41 WIB
Arinto Tri Wibowo
Pialang sedih setelah BEI menghentikan perdagangan (AP Photo/Achmad Ibrahim)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tajam 50,29 poin (1,72 persen) ke level 2.889 pada awal transaksi Rabu 28 April 2010.

Penurunan indeks tersebut sesuai perkiraan beberapa analis yang menyatakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan pada transaksi hari ini karena masih adanya tekanan jual oleh investor.

"Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan turun," kata tim riset PT Reliance Securities Tbk dalam ulasannya yang diterima VIVAnews di Jakarta.

Menurut tim riset itu, kekhawatiran investor kembali meningkat akibat diturunkannya peringkat obligasi Yunani dan Portugal.

Namun, Reliance menilai penurunan hanya akan bersifat sementara, sehingga saat terjadi pelemahan IHSG, pelaku pasar dapat membeli saham dengan harga lebih murah.

Di bursa Asia, indeks juga bergerak melemah dengan Hang Seng turun 306,44 poin (1,44 persen) ke posisi 20.955,35, Nikkei 225 menjadi 10.935,99 atau melemah 276,67 poin (2,47 persen), dan Straits Times terkoreksi 42,31 poin (1,41 persen) ke posisi 2.949,37.

Sementara itu, di bursa Wall Street pada perdagangan Selasa sore waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, indeks Dow Jones melemah 213,04 poin (1,9 persen) ke level 10.991,99, Nasdaq turun 51,48 poin (2,04 persen) menjadi 2.471,47, dan Standard & Poor's 500 terkoreksi 28,34 poin (2,34 persen) ke posisi 1.183,71. (hs)

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar