Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, November 06, 2010

Indosat Tetap Jauhkan IM3 dari Mentari

Selasa, 02/11/2010 16:06 WIB

Indosat Tetap Jauhkan IM3 dari Mentari
Achmad Rouzni Noor II - detikinet



Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Operator telekomunikasi Indosat belum berencana melebur brand seluler prabayar IM3 dan Mentari demi efisiensi biaya pemasaran. Keduanya dinilai masih punya nilai jual tersendiri yang menguntungkan Indosat.

"Belum akan di-merge (seperti Bebas dan Jempol dari XL- red.), sebab IM3 dan Mentari masih punya segmen masing-masing," kata Group Head Brand Marketing & VAS Indosat, Teguh Prasetya, kepada detikINET di sela peluncuran kartu perdana IM3 terbaru, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (2/11/2010).

Menurut dia, IM3 yang lahir belakangan setelah Mentari kini dijadikan semacam 'kelinci percobaan' untuk bersaing dengan operator lain yang jadi kompetitor Indosat.

Jika Mentari ditempatkan di segmen keluarga yang lebih voice centris, kata Teguh, IM3 lebih difokuskan untuk menyasar target remaja yang membutuhkan SMS, internet, dan voice yang lebih murah.

"Dan ternyata percobaan kami menjadikan IM3 sebagai fighting brand berhasil. Sejak 2008 lalu, pelanggan IM3 jadi lebih banyak dibandingkan Mentari, dari total 39,7 juta pelanggan Indosat, dua per tiga di antaranya pelanggan IM3," pungkasnya.

( rou / ash )

Kamis, September 10, 2009

Indosat Stop Penghangusan Nomor Seluler


Kamis, 10/09/2009 07:55 WIB

Indosat Stop Penghangusan Nomor Seluler
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

ilustrasi (flickr/wonderlane/cc)

Jakarta - Indosat tak mau posisinya sebagai operator seluler dengan jumlah pelanggan terbanyak kedua di tanah air, pada akhir tahun nanti, tersalip oleh kompetitor terdekatnya, Excelcomindo Pratama (XL). Jarak aset jumlah pelanggan kedua operator ini memang sudah cukup dekat.

"Kami akan mencoba bertahan sebagai runner upsupaya tidak terkejar XL," ungkap Presiden Direktur dan CEO Indosat, Harry Sasongko usai buka puasa bersama media di kantor pusat Indosat, Jakarta, Rabu malam (9/9/2009).

Untuk mempertahankan posisinya, Indosat kata Harry tidak akan meneruskan kebijakan menghapus nomor pelanggan layaknya semester pertama lalu. "Sekarang kami sudah memiliki pelanggan yang benar-benar produktif. Tetapi ini tidak otomatis meningkatkan pendapatan. Pertumbuhan pendapatan kami perkirakan hanya sekitar 2%," sebutnya.

Seiring dihentikannya penghapusan nomor seluler, Indosat berharap akan terjadi penambahan jumlah pelanggan pada akhir tahun nanti. "Sekarang kami punya 28 juta nomor pelanggan, semoga akhir tahun bertambah," ujar Harry tanpa mau menyebutkan angka penambahan yang ditarget perusahaan.

Sebelumnya, manajemen XL optimistis bisa memiliki 30 juta pelanggan pada akhir tahun nanti dengan dukungan infrastruktur sekitar 18 ribu unit base transceiver station (BTS) atau menguasai 19% pangsa pasar. Indosat sendiri hanya memiliki 28 juta pelanggan atau menguasai 23% pangsa pasar dengan "hanya" bermodalkan 15.428 BTS.

Merosotnya jumlah pelanggan Indosat karena ada kebijakan penghapusan lebih dari lima juta nomor seluler prabayar sejak awal tahun lalu, dari posisi 33,3 juta menjadi 28 juta nomor pelanggan.

( rou / wsh )